Bekisting Terowongan
Detail Produk
Bekisting terowongan adalah sistem bekisting yang dapat digunakan selama siklus normal untuk mengecor dinding dan membentuk struktur suatu program. Sistem ini menghasilkan struktur penahan beban yang efektif dan banyak digunakan. Ruang bekisting terowongan memiliki bentang 2,4-2,6 meter, sehingga memudahkan pembagian dan pembangunan ruang yang lebih kecil.
Sistem bekisting terowongan digunakan dalam produksi bangunan seperti perumahan, penjara, dan asrama mahasiswa yang memiliki struktur monolitik. Tergantung pada ukuran strukturnya, sistem bekisting terowongan memungkinkan pengecoran satu lantai dalam 2 hari atau dalam satu hari. Bangunan yang diproduksi dengan sistem bekisting terowongan hemat biaya, tahan gempa, memiliki tingkat cacat produksi minimal, dan mengurangi biaya tenaga kerja struktur halus. Sistem bekisting terowongan juga lebih disukai untuk bangunan militer.
Karakteristik
Bangunan
Bekisting dirancang khusus untuk setiap proyek. Sifat sistem yang berulang dan penggunaan bekisting prefabrikasi serta rangka/sangkar penguat menyederhanakan seluruh proses konstruksi, menghasilkan operasi yang lancar dan cepat. Teknik yang digunakan sudah familiar di industri ini, tetapi dengan konstruksi bekisting terowongan, ketergantungan pada tenaga kerja terampil menjadi berkurang.
Kualitas
Kualitas ditingkatkan meskipun konstruksi dilakukan dengan cepat. Permukaan baja bekisting yang presisi dan rata menciptakan hasil akhir yang halus dan berkualitas tinggi yang mampu menerima dekorasi langsung dengan persiapan minimal (lapisan tipis mungkin diperlukan). Hal ini mengurangi kebutuhan akan pekerjaan tambahan, sehingga memberikan penghematan biaya tambahan dan mempercepat seluruh proses.
Desain
Ruang-ruang besar yang dibangun menggunakan bentuk terowongan memberikan fleksibilitas luar biasa dalam desain dan tata letak bangunan serta memungkinkan tingkat kebebasan yang tinggi dalam tampilan akhir.
Keamanan
Cetakan terowongan memiliki platform kerja terintegrasi dan sistem perlindungan tepi. Selain itu, sifat tugas yang berulang dan dapat diprediksi mendorong keakraban dengan operasi, dan, setelah pelatihan selesai, produktivitas meningkat seiring dengan kemajuan konstruksi. Persyaratan minimal untuk alat dan peralatan saat memindahkan cetakan terowongan semakin mengurangi risiko kecelakaan di lokasi.










